Tempat ini sangat menarik kerena keunikannya. Sebenarnya
Ketos bukanlah tempat wisata yang sama pada umumnya, karena Ketos sendiri
adalah sebuah nama pohon yang berukuran raksasa dan sudah berumur sekitar 500
tahun. Pohon ini hidup di suatu desa di Klaten bagian timur yaitu Bero. Di
pohon ini diyakini sebagai rumah atau tempat berkumpulnya tuyul paling banyak
di Indonesia. Banyak pengunjung yang mendatangi tempat ini untuk sekedar
melihat karena penasaran tapi ada juga yang berniat untuk mencari pesugihan.
Menurut juru kunci pohon ini, setiap orang yang datang untuk mencari tuyul
biasanya mengambil satu pasang tuyul. Pada malam jum’at biasanya tuyul-tuyul
tersebut diberi sesajen seperti, kemenyan, bunga, dll. Semua sajen itu diletakkan disebuah kamar
khusus yang biasanya sudah disediakan oleh pencari tuyul dirumahnya.
Ketos sangat menarik untuk dikunjungi, bahkan banyak stasiun
tv swasta yang syuting di kawasan ini. Mereka bukan mempublikasikan tentang
cara-cara mencari tuyul tetapi mempromosikan tempat ini sebagai salah satu
tempat mistis yang wajib untuk didatangi. Pdaa dasarnya tempat ini tidak
terlihat seram atau menakutkan. Pengunjung tidak akan merasakan takut atau hawa
mistis yang berlebihan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar